Menjadikan Menulis sebagai Passion
Kelas Belajar Menulis Nusantara Persatuan Guru Republik Indonesia (KBMN PGRI) # 34
Resume ke ; 1
Hari/Tanggal ; Senin, 20 April 2026
Narasumber ; Dra, Sri Sugiastuti, M.Pd
Moderator ; Helwiyah, S.Pd, M.M
Materi ; Menjadikan Menulis Sebagai Passion
Perdana mengikuti kegiatan ini dan sesi pertama ini mengajak saya untuk berefkleksi.
Materi pertama yang disampaikan oleh ibu Dra. Sri Sugiarti, M.Pd atau yang lebih dikenal dengan nama Bunda Kangjeng ini mengingatkan dan mengajak saya untuk berefleksi kenapa saya menulis? kenapa saat saya menulis jarang sampai tuntas? Ternyata jawaban dalam diri saya sebagian besar juga di alami oleh sahabat-sahabat peserta lainnya. Walau dalam kondisi terbaring di rumah sakit tapi tidak sedikitpun menyurutkan motivasi saya dalam belajar dan untuk menghidupkan kembali blog yang sudah 3 tahun mati suri.
Bunda Kangjeng mengingatkan bahwa menulis bukan soal bakat tapi soal kemauan dan kebiasaan yang harus terus dilatih dan dikembangkan. Yang sulit dalam menulis bukan soal kemampuan tapi keinginan dan keberanian diri untuk memulainya.
Dengan didampingi moderator ibu Helwiyah, S.Pd., M.M, Bunda Kangjeng mengajak peserta untuk menjadikan menulis sebagai passion, goresan pena atau ketikan tangan kita bukan hanya sekedar merangkai kata tetapi sebagai upaya mengabadikan jiwa.
Bunda Kangjeng menyampaikan teknik sederhana dalam menulis, yaitu; Free writing, menulis tanpa takut salah. Biarkan kata-kata terurai dan mengalir seperti air; Story telling, menulis seperti bercerita; dan Konsisten, membiasakan menulis minimal 15 menit setiap hari dengan rumus 3 M yaitu menulis, menulis dan menulis.
Pada sesi terakhir Bunda Kangjeng memberikan motivasi bahwa setiap orang bisa menulis karena setiap orang punya cerita yang layak untuk dibagikan.
Jadi, mari kita mulai menulis hari ini dan tidak perlu menunggu hari esok serta tidak perlu juga menunggu tulisan kita sempurna. Kuncinya, cukup mulai dan berani untuk menulis. Yakinlah kalau tulisan sederhana kita akan melahirkan perubahan besar.

Jadikan menulis sebagai passion dan nanti akan menjadi sebuah kebutuhan
BalasHapussiap
Hapus